Sabtu, 08 November 2014

Objek Wisata Cariu

Bagi sebagian orang mungkin tidak tahu atau belum pernah mendengar apa itu Cariu. padahal lokasi Cariu tidak terlalu jauh dari Jakarta. Cariu adalah sebuah kecamatan di kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Cariu terletak di ujung timur kabupaten Bogor. Dengan melalui rute Jakarta-Cileungsi-Jonggol-Cariu, perjalanan menuju Cariu diperkirakan hanya di tempuh dalam waktu 60-90 menit. sepanjang perjalanan wisatawan akan disuguhi pemandangan pedesaan yang hijau dan jalan yang meliak liuk dan naik turun.

Cariu (kota) berbatasan langsung dengan 4 wilayah kota / kabupaten di sekitarnya, yaitu:
  • sebelah selatan berbatasan dengan Cianjur berjarak 10 Km
  • sebelah barat berbatasan dengan Jakarta berjarak 30 Km
  • sebelah utara berbatasan dengan Bekasi berjarak 10 Km
  • sebelah timur berbatasan dengan Karawang berjarak 10 Km

Kecamatan Cariu masih sangat asri, memiliki udara segar khas pegunungan, dan sangat cocok untuk menjadi tempat tujuan wisata yang menyuguhkan keindahan alam untuk menghabiskan waktu liburan. Lingkungan yang masih hijau dan berseri menjadi hal yang paling diandalkan Cariu untuk menarik minat wisatawan.

Berikut ini berbagai objek wisata yang bisa dikunjungi di Cariu:
1). Penangkalan Rusa - Girijaya
Tempat penangkaran rusa di Cariu ini tidak banyak diketahui orang. Suasananya sepi karena jauh dari keramaian. Padahal, lokasi ini sudah ada sejak tahun 1993 dengan nama Wahana Wisata Penangkaran Rusa (WWPR) milik Dinas Perhutanan dan Pertanian Bogor. Jika ditinjau dari lokasinya, tempat ini sebetulnya sangat potensial didatangi oleh para wisatawan dari Jakarta, Bogor, Cianjur, maupun Bandung. artinya, diperlukan promosi dan sosialisasi lebih intens untuk mengenalkan penangkalan rusa cariu, agar banyak pengunjung yang datang.

2). Curug Country Cariu Indah
Curug Country adalah air terjun yang sangat indah dengan air bening yang menyejukan mata. Kondisi lingkungan disekitarnya masih terjaga kealamiannya. pengunjung akan disuguhi suasana alam yang asri dan sejuk. Jarak Curug Country dengan jalan raya Jonggol - Cariu sejauh 3 Km. Karena sedikitnya informasi, pengunjung diperkirakan akan kesulitan menemukan lokasi Curug Country. Yang pada umumnya diketahui, Curug Country berada di desa Tanjung Rasa, Kecamatan Tanjung Sari. Curug Country mendapat julukan miniatur air terjun Niagara.

3). Curug Ciomas - Tanjung
Curug Ciomas merupakan wisata alam penuh tantangan. Curug Ciomas sangat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif tujuan wisata. lokasinya beada sekitar 7 Km dari pusat kecamatan Cariu. Curug Ciomas menyuguhkan view yang cukup menawan, sekaligus menantang, sangat cocok bagi pengunjung yang menginginkan pengalaman berwisata sambil berpetualang.
Curug Ciomas ebenarnya adalah sebuah bendungan irigasi yang mengatur pembagian air yang mengalir di kali Ciomas di desa Cikutamahi, Cariu. namun karena airnya cukup jernih serta arealnya luas dan dikelilingi oleh perbukitan, menjadikan Curug Ciomas yang dibangun sekitar tahun 1965 ini menjadi salah satu objek wisata yang digandrungi wisatawan, khususnya para remaja.

4). Curug Jodoh - Tanjungrasa
Curug Jodoh berlokasi di desa Tanjungrasa, Tanjungsari, Cariu. Curug Jodoh memiliki keunikan yang tidak dimiliki objek-objek wisata air dan alam lainnya di Cariu. Menurut mitos yang berkembang di masyarakat sekitar, Curug Ciomas diyakini akan mendatangkan jodoh bagi pengunjung yang mandi disana. Curug Ciomas juga dikenal dengan nama Curug Luhur Indah.

5). Taman Quiling (Pemakaman Quliling Serena)

Sebagian besar objek-objek wisata di atas telah memilik fasilitas yang memadai. Contohnya telah disediakannya tempat parkir yang cukup luas dan teduh karena dikelilingi pepohonan. Harga tiket masuknya Rp 8.000 / orang dan Rp. 5.000 / mobil, cukup murah dan terangkau. Para pengunjung akan disambut para petugas yang ramah dan baik hati.

Senin, 03 November 2014

B1 - Lingkungan Akuntansi

Nama : Dwinanda Agung Laksono
NPM : 42213725
Kelas : 2DA02
Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Menengah 1B & Praktek

1). Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa untuk meyediakan data kuantitatif, terutama yang mempunyai sifat keuangan dari kesatuan usaha ekonomi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi yang sesuai dengan prinsip akuntansi dalam memilih alternatif dari suatu keadaan.
Karakteristik akuntansi adalah:
  • Pengidentifikasian, pengukuran, dan pengkomunikasian informasi keuangan
  • Entitas Ekonomi adalah suatu transaksi badan usaha milik sendiri dengan badan usaha orang lain dengan pencatatannya dipisah
  • pihak yang berkepentingan seperti investor dan pemasok

2). Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan sarana pengkomunikasian informasi keuangan utama kepada pihak-pihak di luar perusahaan.
Laporan keuangan yang sering disajikan yaitu:
  • Neraca, laporan yang berkaitan dengan modal dan kewajiban
  • Laporan Laba-Rugi, laporan yang berkaitan dengan pendapatan dan beban
  • Laporan Arus Kas, laporan yang berkaitan dengan keluar masuknya kas
  • Laporan Ekuitas Pemilik atau Pemegang Saham, laporan yang berkaitan dengan perubahan saldo yang dimiliki perusahaan

3).  Pihak-pihak yang Terlibat Dalam Penetapan Standar
a. Securities and Exchange Commision (SEC)
  • Peraliran keuangan eksternal auditing yang dikembangkan sejalan dengan perkembangan industri
  • Mendorong supaya membentuk akuntansi keuangan untuk memiliki SDA yang dibutuhkan
  • Publik, tidak terlibat SEC
  • Laporan keuangan harus diberikan kepada SEC
b. Persekutuan Publik/Swasta,
c. Pengawasan SEC
d. Penerapan

4). Perbedaan IFRS dan PSAK
IFRS (International Financial Accounting Standard) merupakan standar akuntansi internasional yang diteribitkan oleh IASB ( International Accounting Standard Board), IFRS adalah suatu upaya untuk memperkuat arsitektur keuangan global dan mencari solusi jangka panjang terhadap kurangnya transparasi informasi keuangan.
sedangkan PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) adalah pedoman dalam melakukan praktek akuntansi dimana uraian materi di dalamnnya mencakup hampir semua aspek yang berkaitan dengan akuntansi, yang dalam penyusunannya melibatkan sekumpulan orang dengan kemampuan dalam bidang akuntansi yang tergabung dalam suatu lembaga yang dinamakan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

sumber:
http://risalahakuntansi.blogspot.com/2014/03/pengertian-psak-apa-itu-psak.html
http://sagalawira92.blogspot.com/2013/09/perbedaan-sak-etap-vs-psak-ifrs.html 

A5 - Pencatatan Jurnal Piutang dan Wesel Tagih


Nama : Dwinanda Agung Laksono
NPM : 42213725
Kelas : 2DA02
Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Menengah 1A dan Praktek

1.      Definisi Piutang
Piutang adalah sejumlah tagihan yang dibebankan kepada perusahaan lain akibat terjadinya penjualan barang atau jasa secara kredit.
                                                                                                                                                            
2.      Jurnal Untuk Mencatat Transaksi Piutang
·         Saat Terjadi Penjualan
Piutang                                   xxx
            Penjualan                               xxx

·         Saat Terjadi Pengembalian Barang
Retur Penjualan                    xxx
            Piutang                                   xxx

·         Saat Terjadi Pelunasan
Kas                                         xxx
Potongan Penjualan              xxx
            Piutang                                   xxx


3.      Definisi Wesel Tagih
Wesel Tagih adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu dan pada tanggal tertentu di masa depan.

Jenis-jenis Wesel Tagih:
·         Wesel Tagih Berbunga
Perjanjian untuk membayar pokok atau jumlah nominal dan ditambah dengan bunga yang terhutang pada tingkat khusus.

·         Wesel Tagih Tanpa Bunga

4.      Jurnal Untuk Mencatat Piutang Wesel
·         Saat Terjadi Penjualan Kredit
Piutang Wesel                        xxx
            Penjualan                               xxx

·         Saat Terjadi pemberian pinjaman
Piutang Wesel                        xxx
            Kas                                         xxx

·         Saat terjadi perubahan dari piutang dagang
Piutang Wesel                        xxx
                                    Piutang Dagang                     xxx

Senin, 20 Oktober 2014

A4 - Piutang (Account Receivable)

Nama : Dwinanda Agung Laksono
NPM : 42213725
Kelas : 2DA02
Mata Kuliah : Akuntanssi Keuangan Menengah 1A & Praktek

1). Pengertian
Piutang merupakan suatu tuntutan yang ditujukan kepada suatu pihak untuk menyeleasaikan atau melunasi utang yang sangat diharapkan dalam keadaan normal perusahaan.
2). Jenis-Jenis Piutang
a. Piutang Dagang
Piutang yang berasal dari kegiatan transaksi jual-beli barang maupun jasa.
Piutang dagang ada 2 macam, yaitu:
  • Piutang Usaha
Piutang yang berasal dari transaksi penjualan kredit jangka pendek dengan waktu penagihan antara 30 sampai 60 hari.
  • Wesel Tagih
Janji tertulis untuk membayar sebuah uang dengan jumlah tertentu di waktu yang akan datang.
b. Piutang Bukan Dagang
Piutang yang berasal dari sebuah kerja sama dengan pihak tertentu dengan harga yang lebih murah.
3). Akuntansi Piutang
a. Pengakuan piutang
Adanya timbal balik antara kreditur dan debitur.
b. Penilaian piutang
Dibuat dalam bentuk neraca
c. Pengalihan piutang
4). Piutang Tak Tertagih
Piutang yang disebabkan karena terjadinya kemunduran atau kebangkrutan suatu perusahaan yang sebelumnya melakukan transaksi kredit dengan perusahaan sehingga piutangnya belum sempat tertagih.

Minggu, 12 Oktober 2014

A3 - Pengawasan Terhadap Penerimaan dan Pengeluaran Kas

Nama : Dwinanda Agung Laksono
NPM : 42213725
Kelas : 2DA02
Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Menengah 1A & Praktek

Pengawasan Penerimaan Kas
Upaya untuk melindungi kas dari pencurian dan penyalahgunaan.

Yang perlu diperhatikan dalam tindakan pengamanan kas
  1. Pembayaran harus disertai dengan bukti yang kuat.
  2. Kas kecil perlu diawasi dengan ketat.
  3. Harus ada ketentuan tegas dalam pengesahan pembayaran.
  4. Perlu adanya pemeriksaan kas dalam waktu-waktu tertentu.
Aspek pengendalian internal yang baik atas pengeluaran kas 
  1. Setiap pengeluaran dilakukan dengan cek, sedangkan pengeluaran kecil menggunakan kas kecil.
  2. Pengeluaran besar harus diotorisasi oleh Dewan Direksi
  3. Pemisahan karyawan yang menangani cek dan mencatat pengeluaran kas.
  4. Auditor internal memeriksa transaksi-transaksi perusahaan.

Minggu, 05 Oktober 2014

M1 - Basis Data

Nama : Dwinanda Agung Laksono
NPM : 42213725
Kelas : 2DA02
Mata Kuliah : Pengantar Basis Data #

Basis Data
Basis data merupakan kumuplan data atau file-file yang mempunyai kaitan antara satu dengan yang lainnya yang disimpan pada suatu penyimpanan elektronik, yang digunakan oleh suatu enterprise.

Tujuan
  • Pengolahan data dengan sistem basis data mempunyai tujuan utama agar user dapat memperoleh data yang diinginkan atau dicari dengan mudah dan cepat.
Disamping  tujuan utama di atas, keuntungan lain penggunaan sistem basis data yaitu:
  • Kemudahan dan kecepetan dalam memanipulasi data kemudian menyimpannya kembali dibandingkan dengan penyimpanan manual.
  • Efisiensi penggunaan ruang penyimpanan, karena penggunaan basis data dapat menekan jumlah pengulangan data dengan memanfaatkan sistem pengkodingan.
  • Keakuratan, pemanfaatan pengkodingan dalam penerapan basis data , dapat meminimalisir terjadinya ketidak akuratan dalam menginput atau menyimpan data.

DBMS
DBMS atau Database Management System adalah software-software aplikasi yang berguna untuk memanage basis data.
Macam-macam Software DBMS:
  1. SQL
  2. Oracle
  3. Access
  4. DBZ
Sistem Basis Data
Sistem basis data merupakan gabungan dari Basis Data dengan DBMS. Komponen-komponen pendukung Sistem Basis Data yaitu:
  • Hardware, berupa memori internal yang terdapat di komputer
  • Sistem Operasi, berfungsi untuk menghubungkan user dengan software DBMS
  • DBMS, program aplikasi untuk mengolah database
  • Basis Data, kumpulan data yang diinput oleh user yang kemudian akan diolah dengan DBMS
  • Network, memungkinkan Basis data dapat digunakan oleh banyak user
  • User, pengguna yang memanfaatkan basis data

Sumber:

A2 - Pengawasan Terhadap Kas

Nama : Dwinanda Agung Laksono
NPM : 42213725
Kelas : 2DA02
Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Menengah 1A & Praktek**

KAS

1. Definisi Kas
Kas adalah sebuah aktiva yang menggambarkan penerimaan dan pengeluaran uang tunai dalam sebuah kesatuan akuntansi.

2. Buku Kas
Buku kas adalah buku yang berfungsi untuk mencatat segala bentuk aliran kas.

3. Metode Pengakuan Kas
  • Metode Accrual Basic
Accrual Basic adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.
  • Metode Cash Basic
Cash Basic adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar yang digunakan untuk pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan.

4. Pengendalian Kas
  • Pengendalian Penerimaan Kas
Prosedur yang perlu dirancang agar tidak terjadi pencatatan atau penerimaan kas yang tidak perlu.
Metode pengendalian penerimaan kas:
a. Pemisahan tugas antara menerima, mencatat, dan menyimpan kas.
b. Selalu gunakan bukti saat disetorkan oleh bank.
c. Menggunakan penomoran dokumen transaksi.
  • Pengendalian Pengeluaran Kas
Prosedur yang perlu dirancang agar tidak terjadi pencatatan atau pengeluaran kas yang tidak perlu.
Metode pengendalian pengeluaran kas:
a. Melakukan pembedaan, yaitu jika pengeluaran kas kecil menggunakan kas kecil, sedangkan jika pengeluaran kas besar menggunakan cek.
b. Pemisahan Tugas
c. Pembuktian pengeluaran kas

5. Rekonsiliasi Bank
  • Definisi

Prosedur yang dilakukan untuk menyamakan saldo yang ada di perusahaan dengan saldo yang ada di bank.
  • Faktor-faktor penyebab perbedaan saldo

a. Perbadaan waktu pencatatan
b. Kesalahan pencatatan bank
  • Tujuan Rekonsiliasi Bank
a. Menentukan saldo kas yang harus disajikan pada laporan keuangan.
b. Mengamankan dan mengawasi kekayaan perusahaan.

6. Perancangan Arus Kas
Penganggaran yang dilakukan untuk mengendalikan penerimaan dan pengeluaran kas pada suatu periode anggaran.

7. Dana Kas Kecil
Sejumlah dana berupa uang tunai dan jumlahnya tidak terlalu besar yang dianggarkan oleh perusahaan untuk membiayai pengeluaran kas tertentu.
Metode dana kas kecil:
  • Metode dana tetap
Metode dana tetap atau disebut juga pembukuan kecil digunakan jika setiap terjadi transaksi rekening kas selalu tetap.
  • Fluktuasi (Dana Tidak Tetap)
Diperlukan pencatatan secara kredit karena pengeluaran tidak tetap.